Apel Akbar Guru PAI Jawa Timur 2026: Momentum Sinergi dan Kebangkitan Pendidikan Agama Islam
Apel Akbar KKG PAI Provinsi Jawa Timur 2026 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (sabtu, 16 Mei 2026) menjadi tonggak penting dalam konsolidasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan dihadiri lebih dari 10 ribu guru PAI SD serta ratusan perwakilan dari jenjang pendidikan lain, kegiatan ini menunjukkan kekuatan kolektif para pendidik dalam memperkuat komitmen terhadap mutu Pendidikan Agama Islam.

Tema “GPAI Bersinergi dalam Satu Langkah, Satu Hati, Satu Dedikasi untuk PAI Berkemajuan” mencerminkan tekad bersama untuk membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, moderat, serta cinta Al-Qur’an. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Prof. Amin Suyitno (Dirjen Pendis), Dr. M. Munir (Direktur PAI), Dr. Akhmad Sruji Bahtiar (Kakanwil Kemenag Jawa Timur), Dr. Moh. Amak Burhanudin, M.Pd.i., serta tokoh lainnya menegaskan dukungan penuh terhadap gerakan ini.
Selain pelantikan pengurus KKG PAI Jatim periode 2026–2031, Apel Akbar ini juga dilakukan pembinaan oleh Prof. Amin Suyitno yang menekankan pentingnya pendidikan karakter, internalisasi nilai Pancasila, serta penerapan pembelajaran berbasis cinta kasih dan ekoteologi. Kabid PAIS Jawa Timur yaitu Dr. Moh. Amak Burhanudin, M.Pd.I., mendeklarasi Program PAI Unggulan—mulai dari School Religious Culture hingga Literasi Al-Qur’an—menjadi simbol komitmen nyata guru PAI dalam menghadirkan inovasi pendidikan.
Bagi para peserta, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang inspirasi dan penguatan visi. Seperti disampaikan Wikan Yustafa, M.Pd.I, guru PAI Ponorogo, apel akbar memberikan semangat baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.
Penutupan dengan doa bersama dan pembagian hadiah ataupun penghargaan bagi guru dan murid berprestasi. Para kontingen, termasuk Ponorogo, kembali dengan membawa energi positif, dedikasi, serta tekad kuat untuk memajukan pendidikan agama Islam di Jawa Timur.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar